Sekolah Islam Al-Bayyinah Makassar Profil Sekolah  ·  Pendaftaran Murid Baru   Khabar   Kareba Alam
Logo Ruang Belajar Al Bayyinah Ruang Belajar Al Bayyinah Materi, Latihan Soal, dan Pembahasan
Matematika

Mengenal Bilangan Bulat dan Garis Bilangan

Ternyata ada bilangan yang lebih kecil dari nol. Kenali bilangan bulat, letaknya di garis bilangan, dan cara membandingkannya lewat suhu, lantai gedung, dan permukaan laut.

M Muh. Yasin Yanzhur, S.Pd., M.Pd., Gr. Guru Matematika SMP & SMA
· 4 menit baca · Dibaca 13 kali
Garis bilangan dari minus lima sampai lima
Garis bilangan dari minus lima sampai lima

Pernahkah kamu memegang es batu yang baru keluar dari freezer? Dinginnya terasa menusuk. Suhu di dalam freezer bisa mencapai 18 derajat di bawah nol. Bagaimana cara menuliskan “di bawah nol” dengan angka? Di halaman ini kita berkenalan dengan bilangan yang bisa menjawabnya: bilangan bulat.

1. Ada Bilangan yang Lebih Kecil dari Nol

Perhatikan tiga keadaan berikut. Semuanya punya titik nol sebagai patokan.

Termometer dengan suhu 32 derajat dan minus 18 derajat

Suhu. Siang hari di Makassar suhunya bisa 32°C, di atas nol. Di dalam freezer suhunya −18°C, di bawah nol.

Gedung tiga lantai dengan dua basement di bawah tanah

Lantai gedung. Lantai di atas tanah diberi nomor 1, 2, 3. Lantai di bawah tanah (basement) sering ditulis B1, B2. Kalau permukaan tanah kita anggap nol, B1 sama dengan −1 dan B2 sama dengan −2.

Bukit setinggi 50 meter dan penyelam di kedalaman 10 meter

Permukaan laut. Puncak bukit setinggi 50 meter berada di +50 m. Penyelam di kedalaman 10 meter berada di −10 m.

Ketiganya punya pola yang sama: ada titik nol sebagai patokan, lalu ada yang di atas dan ada yang di bawah patokan itu. Yang di bawah nol ditulis dengan tanda minus (−). Tanda minus di sini bukan berarti “dikurangi”. Artinya “berada di sisi bawah, atau di sisi kiri, nol”.

2. Siapa Saja yang Termasuk Bilangan Bulat?

Tiga kelompok bilangan bulat: negatif, nol, positif

Bilangan bulat terdiri dari tiga kelompok:

  • Bilangan bulat positif: 1, 2, 3, 4, … (boleh juga ditulis +1, +2, +3, …)
  • Nol: 0. Nol bukan positif dan bukan negatif; ia menjadi titik tengah.
  • Bilangan bulat negatif: −1, −2, −3, −4, …

Kata kuncinya adalah “bulat”: tidak ada bagian pecahan dan tidak ada koma.

Contoh bilangan bulat: 7, 0, −12, 2026, −1.
Bukan contoh bilangan bulat: ½, 2,5, −0,75, 3¼. Semuanya punya bagian pecahan, jadi tidak “bulat”.

3. Garis Bilangan: Peta Tempat Tinggal Bilangan

Supaya mudah dibayangkan, bilangan bulat disusun berderet pada sebuah garis lurus. Garis ini disebut garis bilangan.

Garis bilangan dari minus lima sampai lima
Nol di tengah. Negatif di kiri, positif di kanan.

Cara membacanya cukup tiga aturan:

  1. Nol berada di tengah sebagai patokan.
  2. Bilangan positif berada di kanan nol, bilangan negatif di kiri nol.
  3. Jarak antara dua bilangan yang berurutan selalu sama, yaitu satu langkah.

Garis bilangan mirip termometer yang direbahkan: makin ke kanan makin panas, makin ke kiri makin dingin.

4. Mana yang Lebih Besar?

Pada garis bilangan berlaku satu aturan sederhana:

Bilangan yang letaknya lebih ke kanan selalu lebih besar.
Garis bilangan dengan titik minus lima dan minus dua
Dari −5 ke −2 kita melangkah 3 langkah ke kanan.

Mari pakai aturan itu untuk membandingkan −5 dan −2. Pada gambar, −2 berada di kanan −5. Jadi \( -2 > -5 \), atau boleh juga ditulis \( -5 < -2 \).

Cek dengan akal sehat tentang suhu: mana yang lebih dingin, −5°C atau −2°C? Tentu −5°C. Lebih dingin artinya suhunya lebih rendah, jadi −5 memang lebih kecil daripada −2.

Awas jebakan! Banyak yang mengira −5 lebih besar karena “lima lebih besar dari dua”. Itu benar untuk 5 dan 2, tetapi tidak untuk −5 dan −2. Pada bilangan negatif, makin besar angka di belakang tanda minus, makin jauh ke kiri letaknya. Artinya, bilangan itu makin kecil.

Dari aturan yang sama kita juga tahu:

  • Semua bilangan positif lebih besar daripada nol.
  • Semua bilangan negatif lebih kecil daripada nol.
  • Jadi bilangan positif mana pun lebih besar daripada bilangan negatif mana pun, misalnya \( 1 > -100 \).

Mari Coba Bersama

Contoh 1. Urutkan 3, −4, 0, −1 dari yang terkecil.

Cara berpikir: letakkan keempatnya di garis bilangan, lalu baca dari kiri ke kanan. Yang paling kiri −4, lalu −1, lalu 0, lalu 3.
Jawaban: −4, −1, 0, 3.

Contoh 2. Pagi hari suhu di sebuah kota −3°C. Siang hari suhunya naik 5 derajat. Berapa suhu siang itu?

Cara berpikir: mulai dari −3 di garis bilangan. Suhu naik berarti melangkah ke kanan, sebanyak 5 langkah: −2, −1, 0, 1, 2.
Jawaban: 2°C.
Cara melangkah di garis bilangan seperti ini akan kita pakai lagi di materi berikutnya.

Ringkasan

  • Bilangan bulat adalah bilangan negatif, nol, dan bilangan positif, tanpa pecahan dan tanpa koma.
  • Tanda minus (−) pada bilangan negatif berarti “di bawah nol” atau “di kiri nol”.
  • Pada garis bilangan, bilangan positif di kanan nol dan bilangan negatif di kiri nol.
  • Makin ke kanan, makin besar. Karena itu \( -2 > -5 \).

Sekarang kerjakan latihan soal di bawah. Pilih jawabanmu, lalu baca pembahasannya. Pembahasan sama pentingnya dengan jawabannya.

Materi berikutnya: penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat dengan garis bilangan.

Latihan Soal

5 soal pilihan ganda. Pilih satu jawaban — benar atau salahnya langsung terlihat, lalu pembahasannya muncul. Tidak ada yang dicatat; ulangi sesukamu.

0 dari 5 soal terjawab

  1. Soal 1 dari 5
    Suhu di dalam sebuah freezer adalah 10 derajat di bawah nol. Dengan bilangan bulat, suhu itu ditulis …
    Lihat kunci & pembahasan

    Kunci: B. “Di bawah nol” berarti bilangan negatif, yang ditulis dengan tanda minus. Sepuluh derajat di bawah nol ditulis −10°C.

    Mengapa pilihan lain salah?
    A. 10°C adalah 10 derajat DI ATAS nol, bukan di bawah.
    C. 0°C adalah titik nolnya sendiri, belum di bawah nol.
    D. −1°C memang di bawah nol, tetapi hanya 1 derajat, bukan 10.

  2. Soal 2 dari 5
    Manakah yang BUKAN bilangan bulat?
    Lihat kunci & pembahasan

    Kunci: C. Bilangan bulat tidak punya bagian pecahan. ½ (setengah) adalah pecahan. Letaknya di antara 0 dan 1, tidak tepat di salah satu titik bilangan bulat.

    Mengapa pilihan lain salah?
    A. −7 adalah bilangan bulat negatif.
    B. 0 termasuk bilangan bulat; ia titik tengahnya.
    D. 25 adalah bilangan bulat positif.
    Ketiganya bilangan bulat, jadi bukan jawaban soal ini.

  3. Soal 3 dari 5
    Perhatikan garis bilangan pada gambar. Titik P menunjukkan bilangan …
    Gambar soal 3
    Lihat kunci & pembahasan

    Kunci: B. Mulai dari 0, hitung langkah ke KIRI sampai titik P: −1, −2, −3. P berada 3 langkah di kiri nol, jadi P = −3.
    Cara lain: mulai dari −5, melangkah ke kanan: −4, −3. Hasilnya sama.

    Mengapa pilihan lain salah?
    A. 3 berada di KANAN nol, padahal P di kiri nol.
    C dan D. −2 dan −4 adalah tetangga P. Jawaban ini biasanya muncul karena salah menghitung langkah.

  4. Soal 4 dari 5
    Pernyataan yang benar adalah …
    Lihat kunci & pembahasan

    Kunci: B. Pada garis bilangan, −2 berada di kanan −5, sehingga −2 lebih besar: \( -2 > -5 \). Ingat suhu: −2°C lebih hangat daripada −5°C.

    Mengapa pilihan lain salah?
    A. Terbalik. −5 ada di kiri −2, jadi −5 yang lebih kecil.
    C. 0 berada di kanan −1, jadi 0 yang lebih besar.
    D. 2 adalah bilangan positif. Bilangan positif selalu lebih besar daripada bilangan negatif.

  5. Soal 5 dari 5
    Urutan bilangan 4, −6, 0, −1, 2 dari yang TERKECIL adalah …
    Lihat kunci & pembahasan

    Kunci: A. Letakkan kelimanya di garis bilangan, lalu baca dari kiri ke kanan: −6 paling kiri, lalu −1, 0, 2, dan 4.

    Mengapa pilihan lain salah?
    B. Menganggap −1 lebih kecil daripada −6, padahal −6 lebih jauh di kiri.
    C. Mengurutkan seolah-olah tanda minus tidak ada.
    D. Ini urutan dari yang TERBESAR, kebalikan dari yang diminta.

Mau latihan lebih banyak? 50 soal Bilangan Bulat dan Garis Bilangan di Latihan Bertingkat — dari Pemanasan sampai HOTS, dengan poin dan papan peringkat.

Tema dalam tulisan ini

Bagikan: WhatsApp Komentar 0

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menanggapi tulisan ini.

Komentar langsung tampil. Mohon santun, dan jangan menuliskan nomor telepon atau alamat.

Bacaan terkait

Materi Paling Banyak Dibaca

Seluruh 9 materi Ruang Belajar Al Bayyinah telah dibaca 81 kali.

  1. 1Mengenal Bilangan Bulat dan Garis Bilangan13 kali dibaca · Matematika · sedang Anda baca
  2. 2Penjumlahan dan Pengurangan Bilangan Bulat11 kali dibaca · Matematika
  3. 3Penjumlahan dan Pengurangan Pecahan10 kali dibaca · Matematika
  4. 4Soal Cerita Bilangan9 kali dibaca · Matematika
  5. 5Desimal dan Persen9 kali dibaca · Matematika