Mengenal Bilangan Bulat dan Garis Bilangan
Ternyata ada bilangan yang lebih kecil dari nol. Kenali bilangan bulat, letaknya di garis bilangan, dan cara membandingkannya lewat suhu, lantai gedung, dan permukaan laut.
Pernahkah kamu memegang es batu yang baru keluar dari freezer? Dinginnya terasa menusuk. Suhu di dalam freezer bisa mencapai 18 derajat di bawah nol. Bagaimana cara menuliskan “di bawah nol” dengan angka? Di halaman ini kita berkenalan dengan bilangan yang bisa menjawabnya: bilangan bulat.
1. Ada Bilangan yang Lebih Kecil dari Nol
Perhatikan tiga keadaan berikut. Semuanya punya titik nol sebagai patokan.
Suhu. Siang hari di Makassar suhunya bisa 32°C, di atas nol. Di dalam freezer suhunya −18°C, di bawah nol.
Lantai gedung. Lantai di atas tanah diberi nomor 1, 2, 3. Lantai di bawah tanah (basement) sering ditulis B1, B2. Kalau permukaan tanah kita anggap nol, B1 sama dengan −1 dan B2 sama dengan −2.
Permukaan laut. Puncak bukit setinggi 50 meter berada di +50 m. Penyelam di kedalaman 10 meter berada di −10 m.
Ketiganya punya pola yang sama: ada titik nol sebagai patokan, lalu ada yang di atas dan ada yang di bawah patokan itu. Yang di bawah nol ditulis dengan tanda minus (−). Tanda minus di sini bukan berarti “dikurangi”. Artinya “berada di sisi bawah, atau di sisi kiri, nol”.
2. Siapa Saja yang Termasuk Bilangan Bulat?
Bilangan bulat terdiri dari tiga kelompok:
- Bilangan bulat positif: 1, 2, 3, 4, … (boleh juga ditulis +1, +2, +3, …)
- Nol: 0. Nol bukan positif dan bukan negatif; ia menjadi titik tengah.
- Bilangan bulat negatif: −1, −2, −3, −4, …
Kata kuncinya adalah “bulat”: tidak ada bagian pecahan dan tidak ada koma.
Contoh bilangan bulat: 7, 0, −12, 2026, −1.
Bukan contoh bilangan bulat: ½, 2,5, −0,75, 3¼. Semuanya punya bagian pecahan, jadi tidak “bulat”.
3. Garis Bilangan: Peta Tempat Tinggal Bilangan
Supaya mudah dibayangkan, bilangan bulat disusun berderet pada sebuah garis lurus. Garis ini disebut garis bilangan.
Cara membacanya cukup tiga aturan:
- Nol berada di tengah sebagai patokan.
- Bilangan positif berada di kanan nol, bilangan negatif di kiri nol.
- Jarak antara dua bilangan yang berurutan selalu sama, yaitu satu langkah.
Garis bilangan mirip termometer yang direbahkan: makin ke kanan makin panas, makin ke kiri makin dingin.
4. Mana yang Lebih Besar?
Pada garis bilangan berlaku satu aturan sederhana:
Bilangan yang letaknya lebih ke kanan selalu lebih besar.
Mari pakai aturan itu untuk membandingkan −5 dan −2. Pada gambar, −2 berada di kanan −5. Jadi \( -2 > -5 \), atau boleh juga ditulis \( -5 < -2 \).
Cek dengan akal sehat tentang suhu: mana yang lebih dingin, −5°C atau −2°C? Tentu −5°C. Lebih dingin artinya suhunya lebih rendah, jadi −5 memang lebih kecil daripada −2.
Awas jebakan! Banyak yang mengira −5 lebih besar karena “lima lebih besar dari dua”. Itu benar untuk 5 dan 2, tetapi tidak untuk −5 dan −2. Pada bilangan negatif, makin besar angka di belakang tanda minus, makin jauh ke kiri letaknya. Artinya, bilangan itu makin kecil.
Dari aturan yang sama kita juga tahu:
- Semua bilangan positif lebih besar daripada nol.
- Semua bilangan negatif lebih kecil daripada nol.
- Jadi bilangan positif mana pun lebih besar daripada bilangan negatif mana pun, misalnya \( 1 > -100 \).
Mari Coba Bersama
Contoh 1. Urutkan 3, −4, 0, −1 dari yang terkecil.
Cara berpikir: letakkan keempatnya di garis bilangan, lalu baca dari kiri ke kanan. Yang paling kiri −4, lalu −1, lalu 0, lalu 3.
Jawaban: −4, −1, 0, 3.
Contoh 2. Pagi hari suhu di sebuah kota −3°C. Siang hari suhunya naik 5 derajat. Berapa suhu siang itu?
Cara berpikir: mulai dari −3 di garis bilangan. Suhu naik berarti melangkah ke kanan, sebanyak 5 langkah: −2, −1, 0, 1, 2.
Jawaban: 2°C.
Cara melangkah di garis bilangan seperti ini akan kita pakai lagi di materi berikutnya.
Ringkasan
- Bilangan bulat adalah bilangan negatif, nol, dan bilangan positif, tanpa pecahan dan tanpa koma.
- Tanda minus (−) pada bilangan negatif berarti “di bawah nol” atau “di kiri nol”.
- Pada garis bilangan, bilangan positif di kanan nol dan bilangan negatif di kiri nol.
- Makin ke kanan, makin besar. Karena itu \( -2 > -5 \).
Sekarang kerjakan latihan soal di bawah. Pilih jawabanmu, lalu baca pembahasannya. Pembahasan sama pentingnya dengan jawabannya.
Materi berikutnya: penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat dengan garis bilangan.
Latihan Soal
5 soal pilihan ganda. Pilih satu jawaban — benar atau salahnya langsung terlihat, lalu pembahasannya muncul. Tidak ada yang dicatat; ulangi sesukamu.
0 dari 5 soal terjawab
-
Soal 1 dari 5Suhu di dalam sebuah freezer adalah 10 derajat di bawah nol. Dengan bilangan bulat, suhu itu ditulis …Pembahasan“Di bawah nol” berarti bilangan negatif, yang ditulis dengan tanda minus. Sepuluh derajat di bawah nol ditulis −10°C.
Mengapa pilihan lain salah?
A. 10°C adalah 10 derajat DI ATAS nol, bukan di bawah.
C. 0°C adalah titik nolnya sendiri, belum di bawah nol.
D. −1°C memang di bawah nol, tetapi hanya 1 derajat, bukan 10.Lihat kunci & pembahasan
Kunci: B. “Di bawah nol” berarti bilangan negatif, yang ditulis dengan tanda minus. Sepuluh derajat di bawah nol ditulis −10°C.
Mengapa pilihan lain salah?
A. 10°C adalah 10 derajat DI ATAS nol, bukan di bawah.
C. 0°C adalah titik nolnya sendiri, belum di bawah nol.
D. −1°C memang di bawah nol, tetapi hanya 1 derajat, bukan 10. -
Soal 2 dari 5Manakah yang BUKAN bilangan bulat?PembahasanBilangan bulat tidak punya bagian pecahan. ½ (setengah) adalah pecahan. Letaknya di antara 0 dan 1, tidak tepat di salah satu titik bilangan bulat.
Mengapa pilihan lain salah?
A. −7 adalah bilangan bulat negatif.
B. 0 termasuk bilangan bulat; ia titik tengahnya.
D. 25 adalah bilangan bulat positif.
Ketiganya bilangan bulat, jadi bukan jawaban soal ini.Lihat kunci & pembahasan
Kunci: C. Bilangan bulat tidak punya bagian pecahan. ½ (setengah) adalah pecahan. Letaknya di antara 0 dan 1, tidak tepat di salah satu titik bilangan bulat.
Mengapa pilihan lain salah?
A. −7 adalah bilangan bulat negatif.
B. 0 termasuk bilangan bulat; ia titik tengahnya.
D. 25 adalah bilangan bulat positif.
Ketiganya bilangan bulat, jadi bukan jawaban soal ini. -
Soal 3 dari 5Perhatikan garis bilangan pada gambar. Titik P menunjukkan bilangan …
PembahasanMulai dari 0, hitung langkah ke KIRI sampai titik P: −1, −2, −3. P berada 3 langkah di kiri nol, jadi P = −3.
Cara lain: mulai dari −5, melangkah ke kanan: −4, −3. Hasilnya sama.
Mengapa pilihan lain salah?
A. 3 berada di KANAN nol, padahal P di kiri nol.
C dan D. −2 dan −4 adalah tetangga P. Jawaban ini biasanya muncul karena salah menghitung langkah.Lihat kunci & pembahasan
Kunci: B. Mulai dari 0, hitung langkah ke KIRI sampai titik P: −1, −2, −3. P berada 3 langkah di kiri nol, jadi P = −3.
Cara lain: mulai dari −5, melangkah ke kanan: −4, −3. Hasilnya sama.
Mengapa pilihan lain salah?
A. 3 berada di KANAN nol, padahal P di kiri nol.
C dan D. −2 dan −4 adalah tetangga P. Jawaban ini biasanya muncul karena salah menghitung langkah. -
Soal 4 dari 5Pernyataan yang benar adalah …PembahasanPada garis bilangan, −2 berada di kanan −5, sehingga −2 lebih besar: \( -2 > -5 \). Ingat suhu: −2°C lebih hangat daripada −5°C.
Mengapa pilihan lain salah?
A. Terbalik. −5 ada di kiri −2, jadi −5 yang lebih kecil.
C. 0 berada di kanan −1, jadi 0 yang lebih besar.
D. 2 adalah bilangan positif. Bilangan positif selalu lebih besar daripada bilangan negatif.Lihat kunci & pembahasan
Kunci: B. Pada garis bilangan, −2 berada di kanan −5, sehingga −2 lebih besar: \( -2 > -5 \). Ingat suhu: −2°C lebih hangat daripada −5°C.
Mengapa pilihan lain salah?
A. Terbalik. −5 ada di kiri −2, jadi −5 yang lebih kecil.
C. 0 berada di kanan −1, jadi 0 yang lebih besar.
D. 2 adalah bilangan positif. Bilangan positif selalu lebih besar daripada bilangan negatif. -
Soal 5 dari 5Urutan bilangan 4, −6, 0, −1, 2 dari yang TERKECIL adalah …PembahasanLetakkan kelimanya di garis bilangan, lalu baca dari kiri ke kanan: −6 paling kiri, lalu −1, 0, 2, dan 4.
Mengapa pilihan lain salah?
B. Menganggap −1 lebih kecil daripada −6, padahal −6 lebih jauh di kiri.
C. Mengurutkan seolah-olah tanda minus tidak ada.
D. Ini urutan dari yang TERBESAR, kebalikan dari yang diminta.Lihat kunci & pembahasan
Kunci: A. Letakkan kelimanya di garis bilangan, lalu baca dari kiri ke kanan: −6 paling kiri, lalu −1, 0, 2, dan 4.
Mengapa pilihan lain salah?
B. Menganggap −1 lebih kecil daripada −6, padahal −6 lebih jauh di kiri.
C. Mengurutkan seolah-olah tanda minus tidak ada.
D. Ini urutan dari yang TERBESAR, kebalikan dari yang diminta.
Tema dalam tulisan ini
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menanggapi tulisan ini.
Bacaan terkait


Soal Cerita Bilangan

Mengenal dan Membandingkan Pecahan

Operasi Campuran dan Sifat-Sifat Operasi
Materi Paling Banyak Dibaca
Seluruh 9 materi Ruang Belajar Al Bayyinah telah dibaca 81 kali.
- 1Mengenal Bilangan Bulat dan Garis Bilangan13 kali dibaca · Matematika · sedang Anda baca
- 2Penjumlahan dan Pengurangan Bilangan Bulat11 kali dibaca · Matematika
- 3Penjumlahan dan Pengurangan Pecahan10 kali dibaca · Matematika
- 4Soal Cerita Bilangan9 kali dibaca · Matematika
- 5Desimal dan Persen9 kali dibaca · Matematika